Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Football. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Football. Tampilkan semua postingan

Sneijder Tidak Jamin Terus Bersama Inter

Written By Rizky Yanda Bahri on Rabu, 28 November 2012 | 11.49

Milan : Gelandang internasional Belanda Wesley Sneijder akhirnya buka suara terkait masa depannya bersama Inter Milan. Mantan pemain Real Madrid tersebut tidak bisa memberikan jaminan kalau dirinya bakal berseragam Biru Hitam. "Aku tidak tahu apa yang akan terjadi," ucap Sneijder.

Pernyataan ini dilontarkan terkait santernya rumor kepindahannya. Sneijder memang tengah menjadi incaran banyak klub menyusul perselisihannya dengan manajemen Inter. Penolakan Sneijder terkait pemotongan gaji membuat statusnya sebagai pemain dibekukan manajemen I Nerazurri.

Beberapa klub besar seperti Manchester United, Manchester City, Paris Saint Germain, Bayern Muenchen, dan Fenerbache tertarik untuk merekrutnya. Namun demikian Sneijder mengaku masih bahagia di Inter. "Saya senang di sini, tapi saya tidak tahu kedepannya seperti apa," katanya.

Sejauh ini baru Muenchen yang diberitakan sudah melayangkan tawaran untuk Sneider. Kabarnya Tim Bavarian bersedia membayar 15 juta euro untuk membawa Sneijder ke Allianz Arena.

Namun sejauh ini kubu Inter belum memberikan konfirmasi lagi terkait transfer sang pemain. Nampaknya Inter masih ngotot ingin mempertahankan Sneijder mengingat pelatih mereka, Andrea Stramacionni tidak mau pemain andalannya tersebut pindah ke klub lain.





Nil Maizar: Menang Beruntung? Ini Kerja Keras



Indonesia sukses menggondol tiga poin krusial pada matchday kedua Piala AFF Suzuki 2012 setelah menundukkan Singapura dengan skor tipis 1-0, Rabu (28/11) malam WIB di stadion Bukit Jalil, Malaysia.



Keputusan pelatih Nil Maizar yang memasukkan Andik Vermansyah di babak kedua pertandingan terbukti jitu karena pemain kebanggaan loyalis Persebaya IPL ini menjadi penentu kemenangan hanya dua menit sebelum waktu normal habis melalui sebuah eksekusi tendangan bebas ke arah tiang jauh.

Saat konferensi pers Nil tidak bisa menyembunyikan rasa bangga atas performa dan semangat tinggi yang diperlihatkan para pemain.


"Hasil baik ini harus disyukuri, saya bangga pada para pemain, mereka memperlihatkan semangat dan performa yang bagus," kata Nil.

"Kemenangan ini bisa dijadikan modal motivasi yang tepat bagi kami untuk menghadapi pertandigan terakhir (melawan Malaysia). Situasi (Grup B) semakin menarik. Saya tidak mempedulikan laga terakhir Laos, semoga saja situasi menguntungkan Indonesia."

Nil menjelaskan semua pemain diperlakukan sama dan kesempatan beraksi pasti datang bagi mereka yang bisa memperlihatkan peningkatan positif. Mantan pelatih Semen Padang ini juga menyebut Indonesia selalu kalah dan menang sebagai sebuah tim.

"Saya tidak mau meremehkan pemain. Semua sama dan mereka akan mendapat kesempatan berdasar pada performa yang diperlihatkan."

"Andik menjadi penentu? Indonesia harus bermain di tiga pertandingan dalam enam hari. Kami harus berhati-hati dalam menentukan starter. Ketika Andik masuk, stamina lawan sudah habis dan dia bisa mencetak gol. Kesuksesan ini bukan hanya karena Andik, Indonesia kalah dan menang sebagai sebuah tim."

"Motivasi terbesar yang dimiliki adalah memenangkan trofi. Sebagai tim kami ingin mewujudkannya."

"Mengalahkan Singapura bukan keberuntungan. Kami selalu bekerja keras di setiap pertandingan dan kali ini sukses memetik hasil manis," tandas Nil.


Indonesia 2-2 Laos , Indonesia Nyaris Kalah

Written By Rizky Yanda Bahri on Minggu, 25 November 2012 | 06.48



Indonesia dengan susah payah mengamankan satu poin dalam laga perdana di AFF Suzuki Cup 2012 ketika menghadapi Laos. Diwarnai dengan dua kartu merah, Laos sempat dua kali mengungguli Indonesia di masing-masing babak.


Pada babak pertama, Khampeng membuat Laos unggul 1-0 melalui titik putih yang kemudian disamakan oleh Maitimo. Di babak kedua, Keoviengphet Liththideth kembali membawa Laos unggul, beruntung Vendry Mofu berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-89.

Hasil imbang tersebut membuat peluang Indonesia untuk lolos ke semi-final cukup berat. Mengingat mereka harus menghadapi Singapura dan tuan rumah Malaysia di laga berikutnya.

Babak Pertama

Kedua tim langsung menampilkan permainan cepat sejak menit pertama, Laos tampak menguasai permainan di lima menit pertama. Peluang didapat melalui tembakan jarak jauh Visay namun masih belum menemui sasaran.


Perlahan Indonesia mulai memegang kendali permainan. Peluang emas didapat Irfan Bachdim di menit ke-11. Mendapatkan umpan silang mendatar dari Andik Vermansyah, Irfan langsung melepas tembakan yang akurat tetapi masih dapat dihalau kiper, bola muntah kembali ke arah Irfan, sayang tembakan keduanya melayang di atas mistar.

Indonesia terus memberi tekanan melalui sayap kanan yang diisi Andik. Umpan silangnya kembali dapat dimanfaatkan, kali ini oleh Bambang Pamungkas, sayang tembakannya masih dapat diblok bek Laos.

Laos yang terus ditekan dan kesulitan menembus lini pertahanan Indonesia, mencoba mencuri gol melalui tendangan jarak jauh. Visay kembali mendapatkan momen untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun kembali akurasinya masih lemah.

Pada menit ke-24, Laos mendapatkan peluang emas untuk mencetak gol memanfaatkan serangan balik. Khampeng mendapatkan umpan terobosan yang sangat bagus hingga mampu menembus kotak penalti, beruntung Endra Prasetya berhasil menggagalkan peluang tersebut.

Bencana menghadiri Indonesia ketika Endra Prasetya melanggar striker Laos di kotak terlarang. Selain dijatuhi hukuman penalti, kiper utama Indonesia tersebut juga mendapatkan kartu merah. Eksekusi penalti diambil oleh Khampeng dan berhasil mengelabui kiper pengganti Wahyu Tri Nugroho sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk Laos.

Pada menit ke-33, giliran Laos yang kehilangan salah satu pemain mereka. Wasit tanpa ampun mengganjar Sopha Saysana dengan kartu merah, setelah ia menendang Andik Vermansyah di daerah pertahanan Laos.

Dengan jumlah pemain yang sama, Indonesia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-43, melalui tandukan Maitimo yang memanfaatkan situasi kemelut menyusul tendangan penjuru yang dilepaskan Cussel.

Babak Kedua 



Indonesia langsung memberi tekanan pada pertahanan Laos, beberapa kali peluang didapatkan oleh Bambang Pamungkas di sepuluh menit awal, namun rapatnya pertahanan lawan membuat striker Persija Jakarta tersebut belum mampu mencetak gol.

Pada menit ke-59, Laos hampir kembali meraih keunggulan setelah salah satu pemain mereka lolos dari jebakan offside, beruntung Wahyu Tri dengan cepat keluar dari sarangnya sehingga peluang tersebut dapat dimentahkan.

Empat menit kemudian, Wahyu Tri kembali dipaksa bekerja keras untuk mengamankan gawangnya. Kali ini, ia berhasil menepis tendangan bebas akurat yang dilepaskan oleh Phatthana Syvilai.

Laos mulai memegang kendali permainan melalui serangan cepat mereka. Khampeng beberapa kali mengancam melalui tendangan dari luar kotak penalti yang juga masih dapat diantisipasi oleh Wahyu Tri. Pada menit ke-68, Laos sebenarnya berhasil mencetak gol, namun wasit menganulirnya setelah Keoviengphet Liththideth dinilai mengontrol bola dengan tangannya.

Indonesia mencoba keluar dari tekanan dari serangan-serangan Laos. Pada menit ke-74 Indonesia memperoleh peluang melalui tendangan jarak jauh Vendry Mofu yang berhasil ditepis dengan susah payah oleh Sengpachan.

Khampeng kembali memperoleh peluang untuk mencetak gol setelah ia mampu menerobos ke kotak penalti Indonesia, tetapi tembakannya terlalu lemah sehingga dapat diantisipasi dengan mudah oleh Wahyu Tri.

Setelah terus memberi tekanan bertubi-tubi, Laos akhirnya kembali meraih keunggulan 2-1 di menit ke-79 setelah aksi individu Keoviengphet Liththideth mampu diakhiri dengan tembakan yang menjebol gawang Wahyu Tri.

Suporter Indonesia kembali bersorak setelah Vendry Mofu berhasil menyambar bola muntah hasil tembakan Andik untuk mengubah kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-89. Hasil imbang tersebut bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir.



Susunan Pemain:

Indonesia:
Endra Prasetya, Novan Setya, Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdhan, Raphael Maitimo, Tonnie Cussel, Taufiq, Oktovianus Maniani, Andik Vermansyah, Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim

Laos:
Sengphachan, Ketsada, Khampoumy, Soukaphone, Visay, Phatthana, Vilayout, Sopha, Viengsavanh, Kovanh, Khampheng



sumber: GOAL.com

CR7 Donasikan Sepatu Emasnya untuk Anak-anak di Gaza

Written By Rizky Yanda Bahri on Jumat, 23 November 2012 | 07.01

Sepatu Emas (Golden Boot) yang diraih Ronaldo pada 2011 itu berharga sekitar Rp22 miliar.

Situs resmi Real Madrid berbahasa Arab menyatakan ikon klub itu, Cristiano Ronaldo, menyumbangkan dana sekitar Rp22 miliar untuk anak-anak Palestina di Gaza. Sumbangan itu berupa tropi Sepatu Emas (Golden Boot) yang diterima Ronaldo pada 2011 lalu.

Sepatu itu akan dilelang oleh Yayasan Real Madrid, dan hasilnya seluruhnya akan digunakan untuk membangun sekolah di Jalur Gaza.

Real Madrid Foundation telah membantu pendirian 167 sekolah di 66 negara.

Ini bukan pertama kalinya Ronaldo beramal. Tahun lalu dia menjual sebagian besar sepatu olahraga miliknya pada lelang Yayasan Real Madrid, yang hasilnya juga didedikasikan untuk mengumpulkan dana bagi sekolah-sekolah di Gaza.

Ronaldo menjadi pemain sepak bola termahal dalam sejarah setelah pindah dari Manchester United ke Real Madrid. Kontraknya dengan Madrid membuat kantung Ronaldo bertambah sekitar Rp18 miliar per tahun.


BERITASATU.COM

Pep Guardiola Akan Menjadi Pelatih Termahal Di Dunia



Mantan manajer Barcelona Pep Guardiola dilaporkan secara prinsip telah setuju untuk merapat ke Stamford Bridge.

Chelsea baru saja memecat pelatih Roberto di Matteo dan menggaet mantan arsitek Liverpool Rafael Benitez sebagai manajer sementara hingga akhir musim nanti.


The Daily Mail mengklaim Guardiola siap membesut The Blues dan demi mewujudkan perpindahan ini manajemen klub siap menaikkan status Guardiola sebagai manajer dengan bayaran paling mahal di dunia.

Juru taktik muda berusia 41 ini masih menikmati masa libur panjangnya di New York bersama keluarga dan dia kabarnya bakal disodori gaji senilai £15 juta per musim. Sebuah tawaran menggiurkan yang sangat sulit untuk ditolak.



sumber: GOAL.com

Chelsea Resmi Pinang Rafael Benitez

Written By Rizky Yanda Bahri on Kamis, 22 November 2012 | 05.22



LONDON - Chelsea mengumumkan Rafael Benitez menjadi manajer sementara sampai akhir musim. Keputusan diambil setelah juara Eropa itu memecat Roberto Di Matteo.

Di Matteo dipecat setelah Chelsea menelan kekalahan 0-3 dari Juventus pada Selasa di Turin. Hasil yang membuat Chelsea terancam tak lolos ke fase grup Liga Champions.


"Klub Sepak Bola Chelsea kanmengonfirmasi bahwa Rafael Benitez telah ditunjuk sebagai manajer tim sementara sampai akhir musim," demikian pernyataan klub.

"Pemilik (Abramovich) dan dewan yakin bahwa pada Benitez kami memiliki manajer dengan pengalaman yang signifikan di level sepak bola tertinggi, yang dapat masuk dan segera membantu mengantarkan tujuan-tujuan kami," lanjut keterangan tersebut.

Fakta Benitez bergabung ke Chelsea dengan ikatan kontrak jangka pendek tidak meredakan spekulasi lainnya. Beredar kabar, mantan pelatih Barcelona Pep Guardiola, yang saat ini sedang beristirahat dari sepak bola, merupakan sosok yang sebenarnya diinginkan Abramovich untuk melatih di Stamford Bridge dengan ikatan kerja penuh.

Benitez akan bertemu dengan para pemain Chelsea di markas latihan klub di Cobham, London, pada Kamis.

Chelsea menyebutkan bahwa Benitez yang dua kali menjadi manajer terbaik versi UEFA, datang dengan catatan yang luar biasa.

Di Valencia ia dua kali memenangi Liga Spanyol dan Piala UEFA, sedangkan enam tahun masa kerjanya di Liverpool dihiasi dengan pencapaian Piala FA dan gelar Eropa kelima klub Merseyside itu.

Benitez meninggalkan Liverpool dengan "kesepakatan bersama" pada 2010 setelah klub itu mengakhiri musim kompetisi dengan menduduki peringkat ketujuh, peringkat terburuk mereka sejak 1999.

Bagaimanapun, beberapa hari berselang, ia kemudian melatih Inter Milan meski hanya dalam waktu singkat. Di klub raksasa Italia itu, Benitez hanya beberapa bulan menduduki jabatan pelatih.

Benitez, tidak memegang jabatan manajerial sejak meninggalkan Inter pada Desember 2010. Inter memecatnya menjelang bursa transfer Januari, menyusul kemenangan Inter di final Piala Dunia Klub melawan tim Kongo Mazembe di Abu Dhabi.

Sumber: Metro

Silva: City Perlu Waktu

Written By Rizky Yanda Bahri on Rabu, 21 November 2012 | 08.54



MANCHESTER - Gelandang Manchester City, David Silva, menilai timnya membutuhkan waktu untuk bisa sukses di Liga Champions.

"Tiga tahun lalu, kami berjuang masuk kompetisi ini. Sekarang, kami diminta memenanginya, tetapi kami harus sabar. Kami tahu sejauh ini, kami seharusnya lebih baik di Eropa, tetapi kami hanya bisa menatap ke depan," ujar Silva.

Pada Liga Champions 2012-2013, City berada di Grup D bersama dengan Borussia Dortmund, Real Madrid, dan Ajax Amsterdam. Hingga matchday keempat, City duduk di dasar klasemen dengan nilai 2 atau kalah dua angka dari Ajax di tempat ketiga. Dua besar dihuni Dortmund dan Madrid dengan nilai delapan dan tujuh.

Pada dua laga terakhir, City akan menghadapi Madrid, di Etihad, Rabu (21/11/2012) dan Dortmund, di Signal Iduna Park, Selasa (4/12/2012). Jika gagal memenangi laga kelima, City akan mengulang perjalanan mereka di fase grup 2011-2012. Saat itu, mereka mengakhiri fase Grup A dengan nilai 10, atau kalah satu angka dari Napoli di tempat kedua.

Chelsea Pecat Di Matteo




LONDON — Melalui situs resminya, Chelsea mengumumkan telah mengakhiri kerja sama dengan Pelatih Roberto Di Matteo pada Rabu (21/11/2012).

"Chelsea telah mengakhiri kerja sama dengan Manajer Roberto Di Matteo pagi ini," ujar Chelsea.

"Performa tim dan hasil belakangan ini tidak cukup bagus, dan pemilik serta direksi klub merasa bahwa perubahan perlu dilakukan supaya klub tetap bergerak ke arah yang benar karena kami akan memasuki fase penting musim ini."

"Klub menghadapi tugas sulit di babak penyisihan grup Liga Champions dan menjaga persaingan Premier League, sementara berkompetisi di tiga turnamen lain. Tujuan kami adalah tetap menjadi sekompetitif mungkin dan berusaha menjadi yang terbaik di semua ajang."

"Pemilik dan direksi ingin berterima kasih kepada Roberto untuk semua yang telah ia lakukan untuk klub ini sejak mengambil alih posisi pelatih pada bulan Maret. Roberto membantu kami mencapai kemenangan bersejarah di Liga Champions dan Piala FA ketujuh. Kami tak akan melupakan kontribusinya yang besar untuk sejarah klub ini dan ia akan selalu diterima di Stamford Bridge."

"Klub akan mengumumkan dalam waktu dekat mengenai pelatih tim utama baru," demikian pernyataan Chelsea.

Chelsea tak pernah menang dalam tiga laga terakhir. Setelah bermain imbang 1-1 dengan Liverpool (11/11/2012), mereka kalah 1-2 dari West Bromwich Albion (17/11/2012) dan kalah 0-3 dari Juventus (20/11/2012).

Akibat hasil itu, Chelsea tertahan di peringkat ketiga klasemen Premier League dengan 24 poin, atau kalah tiga angka dari Manchester United dan empat angka dari Manchester City.

Di Liga Champions, kekalahan dari Juventus membuat Chelsea turun ke peringkat ketiga Grup E dengan nilai tujuh. Mereka kalah dua angka dari Juventus dan tiga angka dari Shakhtar Donetsk. Dasar klasemen dihuni Nordsjaelland dengan nilai 1.

Chelsea masih memiliki satu pertandingan fase grup, yaitu melawan FC Nordsjaelland, di Stamford Bridge, Rabu (5/12/2012). Hasil selain menang akan membuat juara bertahan keluar dari turnamen.

sumber: Chelsea
 
: RYB-ART COM | |
Copyright © 2012. RYB-ART NEWS - All Rights Reserved

RIZKY YANDA BAHRI